FAKTANTB.ID | SUMBAWA BESAR,26 Agustus 2026)
– Kunjungan kerja Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Ansori, ke lokasi kebakaran di Dusun Pamunga, Desa Usar, menjadi momen berharga bagi warga untuk menyampaikan secara langsung akar permasalahan dan hambatan serius yang dihadapi di lapangan. Perwakilan warga dari tiga wilayah, yaitu Pamunga, Olat Rora, dan Bukit Geratak, secara gamblang mengemukakan dua kendala utama yang sangat krusial: keterbatasan sumber air serta kondisi jalan lintas dari simpang jalan negara yang rusak parah.
Dalam dialog yang berlangsung hangat namun jujur tersebut, warga menjelaskan bahwa kerusakan infrastruktur jalan yang cukup ekstrem berakibat fatal terhadap kelancaran mobilitas kendaraan, termasuk menghambat kecepatan kedatangan Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) ke lokasi kejadian. Akses yang sulit memperlambat proses penanganan api di saat yang paling mendesak, sementara ketersediaan air yang sangat terbatas di wilayah tersebut semakin memberatkan upaya warga dalam mencegah meluasnya kebakaran.
“Jalan lintas dari simpang jalan negara di wilayah kami rusak parah. Hal ini sangat menghambat mobilitas kendaraan, terlebih lagi mobil damkar sulit bergerak cepat saat kejadian. Belum lagi persediaan air yang sangat kurang, membuat kami berjuang dengan sangat berat,” ungkap perwakilan warga di hadapan Wakil Bupati, disertai kesaksian langsung dari tokoh masyarakat dan unsur pemerintahan setempat.
Keluhan ini menegaskan bahwa tantangan penanggulangan bencana di wilayah pedesaan tidak hanya soal respons saat kejadian, namun erat kaitannya dengan ketersediaan infrastruktur yang memadai dan sarana penunjang dasar. Warga berharap perhatian pemerintah daerah tidak hanya difokuskan pada bantuan pascabencana, tetapi juga pada perbaikan jalan dan peningkatan pasokan air yang menjadi urat nadi keselamatan wilayah.
Wakil Bupati Drs. H. Ansori tampak menyimak dengan saksama setiap poin kendala yang disampaikan. Catatan mendalam mengenai kerusakan jalan strategis serta krisis air ini dipastikan menjadi prioritas yang akan ditindaklanjuti guna perencanaan pembenahan infrastruktur wilayah agar lebih tangguh dan siap menghadapi risiko bencana di masa mendatang.(FN)
FaktaNTB.id — Berita Terkini, Cepat & Terpercaya







