Semarakan Festival Samba Ke- XV, Anak TK Di Plampang Lomba Mewarnai

  1. Benih Kreativitas Dan Cinta Budaya Ditanam Sejak Dini

 

FAKTANTB.ID, PLAMPANG | 22 Pebruari 2026. — Festival Samawa Malanti Budaya (SAMBA) ke-15 Kecamatan Plampang semakin meriah dan bermakna! Di samping pentas seni budaya tradisional, panitia menyuguhkan Lomba Mewarnai khusus bagi anak-anak Taman Kanak-Kanak, Jumat, 23 September 2026.

Suasana penuh semangat terlihat seketika di ruangan yang cerah itu. Puluhan anak-anak dengan seragam berwarna-warni duduk rapi di meja masing-masing, memegang pensil warna dan kuas, menumpahkan imajinasi di atas kertas gambar. Fokus dan kegembiraan terpancar dari wajah mereka — tak ada keraguan, hanya keinginan untuk menciptakan karya terbaik.

 

Ketua Panitia Penyelenggara Heri Irwasyah,S.Sos Kepada FaktaNTB.id Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan biasa. Lomba mewarnai menjadi wadah pertama bagi generasi penerus untuk melatih kreativitas, ketelitian, serta keberanian berekspresi. Di usia yang masih sangat muda, mereka sudah diajak merasakan keindahan berkarya — langkah awal yang indah sebelum mereka lebih mengenal kekayaan budaya Samawa yang dijaga dan dilestarikan di tanah kelahirannya sendiri.

 

Para pendamping dan orang tua yang hadir tampak bangga melihat semangat buah hatinya. Kehadiran para pendidik dan tokoh masyarakat turut menyemangati anak-anak, menegaskan bahwa Festival SAMBA bukan hanya milik generasi yang sudah dewasa, melainkan milik semua — termasuk mereka yang akan mewarisi budaya ini kelak.

 

Melalui lomba ini, Festival SAMBA ke-15 menyampaikan pesan sederhana namun mendalam: pelestarian budaya dimulai dari menumbuhkan rasa cinta dan keindahan sejak dini. Lewat goresan warna-warni di atas kertas, masa depan budaya Samawa pun tergambar cerah dan penuh harapan.(FN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *